Metode

Teknik Private Investigator

Indonesia Private Investigation Agency telah bekerja dengan klien:

Metode investigasi yang digunakan dapat berubah sesuai permintaan klien. Contohnya pengecekan latar belakang memiliki cara yang sangat berbeda untuk seseorang yang mau menikah dan hanya ingin memastikan bahwa mereka tidak membuat kesalahan terbesar dalam hidupnya, atau untuk sektor bisnis yang ingin mencari tahu tentang mitranya sebelum memulai sebuah bisnis.

Kami selalu mendesain sebuah kasus, mengkonsultasikan metode investigasi yang akan digunakan dengan klien.

Pengawasan dapat digunakan dalam kasus perselingkuhan atau dalam bisnis, yang mencoba mengumpulkan bukti terhadap korupsi internal. Diluar dari tipe klien, IPIA menggunakan bermacam-macam metode dan teknik, dan alat yang paling terbaru dan teknologi untuk memastikan kami mendapatkan bukti konkret yang anda butuhkan. Kami selalu merancang pendekatan sebuah kasus, menyetujui metode investigasi yang akan digunakan, berdasarkan konsultasi dengan klien.

Teknik investigasi swasta umum

Dapat dikatakan senjata yang paling sering digunakan oleh detektif. Mudahnya berarti mengikuti dan mengawasi seseorang, mengumpulkan bukti, dan melaporkan tentang apa, dimana, kenapa, dengan siapa, kapan, dan bagaimananya. Untuk dapat dilakukan dengan benar (dan dengan ini kami maksud tetap terjaga kerahasiaannya 100% tetapi tetap dapat mengumpulkan hasil yang dibutuhkan) membutuhkan perencanaan, teknik, kesabaran dan biasanya dua orang. Diatas itu kamera dan rekorder adalah alat yang digunakan.
Pelacakan melibatkan mencari tahu detail tentang komunikasi target (telepon dan sms dan jejaring sosial). Software sadap hp dan sadap email dapat menjadi sebuah pilihan.
Pencarian berarti mencari lokasi orang yang hilang atau kabur. IPIA mempunyai alat untuk mencari lokasi seseorang melalui telepon mereka yang aktif. Kami dapat melakukan ini hanya dengan beberapa menit saja. Lokasi GPS yang didapat akurat dalam radius 200 meter.

Penelitian seringkali digunakan dalam pengecekan latar belakang. Informasi yang didapat biasanya tergantung dari tipe klien, apakah pribadi atau bisnis. Kasus pribadi biasanya mencari informasi tentang status kawinan, lokasi aset, riwayat kerja, kredit, dan tindakan criminal. Pengecekan latar belakang bisnis dapat meliputi informasi tentang catatan pengadilan, kredit cek, hak gadai dan penilaian dan keluhan.

Metode ini termasuk kedalam penelitian tetapi di Indonesia hal ini meliputi kunjungan ke kantor-kantor catatan (imigrasi, property, notaries, dan polisi sebagai contoh).

Metode lainnya yang berguna dalam berbagai macam skenario yang dapat diterapkan dalam kasus pribadi dan bisnis. Untuk klien pribadi IPIA dapat mengatur strategi jebakan madu sebuah tes untuk menguji kesetiaan pasangan. Penjebakan juga berguna untuk membongkar kasus bisnis seperti penyalahgunaan hak cipta, korupsi, dan penyuapan.
Top